|
|
Paradigma
|
|
Written by Zuhri A Sabri | Direktur Eksekutif Local Governance Reform Institute
|
|
Monday, 08 February 2010 15:39 |
|
| |  Isyraq
|
PENGGUNAAN istilah Agama Hukum dan Agama Moral dimaksudkan untuk menggambarkan dualisme konseptual yang sering kita temukan dalam aktifitas kelompok-kelompok religius keagamaan dalam merealisasikan ajaran Agama mereka. Dalam ungkapan yang berbeda dapat pula disebutkan bahwa hukum dan moral adalah dua hal yang senantiasa hidup dalam suatu ajaran Agama, namun dalam praktik tidak jarang kita melihat adanya aspek aspek tertentu dari hukum dan moral yang terkandung dalam sebuah ajaran Agama itu digali secara dimensional pragmatik yang pada akhirnya bermuara pada terbentuknya Gradasi (tingkatan-tingkatan) yang tidak bertanggung jawab antara konsep hukum disatu pihak dan konsepsi moral dipihak yang lain dalam suatu ajaran Agama.
|
|
Last Updated ( Monday, 08 February 2010 16:04 )
|
|
|
Politik, Hukum dan HAM
|
|
Written by Hayatullah Khumaini | Pengacara di Banda Aceh
|
|
Friday, 05 February 2010 12:06 |
|
| | GOOGLE | Skandal Bank Century, Kriminalisasi KPK dan Penegakan Hukum, dan kemudian bergulir isu pemakzulan (impeachment) Presiden, yang diusung oleh beberapa Partia Politik melalui anggotanya di Pansus Hak Angket Century menjadikan bahan pembicaraan terhangat saat ini. Dalam sejarah Negara Indonesia, impeachment memang bukan hal yang baru, lihat saja Seokarno yang dilengserkan dengan cara impeachment dan Presiden Abdurahman Wahid juga mengalami hal yang sama. Upaya melakukan impeachment ini kemudian mulai terdengar lagi dengan sasaran adalah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait skandal Bank Century, impeachment ini sendiri baru dapat dilakukan berdasarkan usulan hak angket anggota DPR.
|
|
Last Updated ( Friday, 05 February 2010 14:30 )
|
|
|
Paradigma
|
|
Written by Zahrul Bawady Daud | Alumni Dayah Bustanul Ulum Langsa, Penulis Buku santri “Masa Depan Remaja Islam.”
|
|
Tuesday, 02 February 2010 10:52 |
|
| | | MENARIK menyimak diskursus dayah di harian Serambi Indonesia beberapa waktu lalu. Hal tersebut secara langsung membuktikan bahwa dayah masih diperhatikan. Karena kesimpulan dari semua tulisan yang ada bersepakat bahwa dayah harus lebih berkembang. Semua penulis berusaha menampilkan pandangannya terhadap dayah, khususnya agar dayah dapat lebih maju kemudian hari. |
|
Last Updated ( Tuesday, 02 February 2010 11:10 )
|
|
|
Resolusi Konflik
|
|
Written by Devi Rahman | Mahasiswa Pascasarjana Sosiologi konsentrasi Kebijakan dan Kesejahteraan Sosial UGM Yogyakarta
|
|
Thursday, 28 January 2010 12:40 |
|
| |  GREATDREAM | EMPAT tahun perdamaian di Aceh, adalah sebuah usia yang relatif dini. Namun kualitas perdamaian tidaklah ditentukan oleh rentang waktu yang panjang. Ketika konsensus itu sudah menjadi kesepakatan bersama maka disitulah genderang rasa aman mulai dirasakan. Perdamaian di Aceh bukanlah hanya kabar bahagia untuk rakyat Aceh semata, namun kabar kebahagiaan saudara-saudara kita semua dari sabang sampai merauke. Demikian pula saat kabar Tsunami datang, kita semua pun merasa berduka dan merasakan betapa beratnya penderitaan yang dialami rakyat Aceh. Hanya satu keyakinan bahwa badai pasti akan berlalu, dan keyakinan itu sudah terwujud sekarang.
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Next > End >>
|
|
Page 1 of 44 |